Have you ever read Jane Austen’s novel Persuasion? There, you will meet a character named Anne Elliot. She is described as the middle child of three sisters who are neglected and forced to always give in. Actually, in terms of personality, she is the toughest.
I read the novel Persuasion and watched two versions of its film. Both the novel and film fascinated me. I felt like I was in the novel and the films as if I was near Anne at that time.
In that era, women aimed to marry noble and wealthy husbands, but Anne decided to marry for love instead. Her family rejected Frederick due to his lower social status. Frederick felt disappointed in her obedience to her family. He didn’t know that Anne had turned down other marriage proposals as a sign of her commitment and loyalty to him.
I admire a woman who is not too realistic. Once in a while, especially regarding love, she must act idealistic. This is not easy, but true feelings, beliefs, and prayers can help to make this happen.
I think the universe heard the whispers in Anne’s heart. Her determination to wait, even without certainty, produced good results.
Women should not be labeled as materialistic and easily dazzled by wealth and status. In matters of love and finding a life partner, it is fundamental to be idealistic. Wait patiently for your soulmate to come.
I learned a lot about law from this TV series. Law is not something static. Law can be changed and revised frequently to keep up with changes in people’s behavior.
Human actions evolve, legal issues grow more complex, and crimes become increasingly organized. What may seem straightforward at first can have a complicated backstory. Therefore, it is essential for honest law enforcers to keep their legal knowledge up to date and to remain vigilant.
I got all the insights from the Law and Order Special Victim Unit series. While watching, I was curious about who the real suspect was? The ending was often full of surprises.
I also watched the prosecutor work hard to prove the suspect’s guilt. The cooperation between the police and the prosecutor must be strong to uncover a case and to convict the perpetrators. Sometimes, they face failure due to a lack of evidence or cannot refute the defense strategy of the cunning of the lawyers.
The part that saddened me the most was the case involving the abuse of young children or good women. OMG, how could the perpetrators be that cruel? I became paranoid and afraid to go to America. Is the behavior of sexual predators that depraved? Do cases like those in TV movies often happen in America?
FILM BUATAN SINEAS CANADA INI DIRILIS TAHUN 2012. DILATARI TRAGEDI KEMATIAN DAN PERSELINGKUHAN SERTA AKTING BAGUS KARI MATCHETTS, FILM INI LAYAK JADI TONTONAN DI WAKTU SENGGANG. APALAGI BAGI PENGGEMAR FILM MISTERI, OTAKNYA PASTI MEREKA REKA KEMANA ENDING FILM INI DIBAWA.
Kate (Kari Matchetts) pulang ke rumah masa kecilnya, ibu tirinya Elaine yang juga adik ibunya ditemukan tewas di sungai. Hubungannya dengan Elaine dan ayahnya Joe (Kenneth Welsh) tidak harmonis. Ia menganggap mereka berdua bertanggung jawab atas kepergian ibunya puluhan tahun lalu.
Alam bawah sadarnya mengatakan ada yang tidak beres tentang kematian Elaine dan hilangnya Iris, sang ibu, tanpa kabar saat ia masih bocah berumur 5 tahun. Kemesraan ayahnya dan Angie, sahabat masa kecilnya menambah kecurigaan kepada ayahnya. Hubungan ayahnya dan ibu tirinya sedang tidak beres sebelum peristiwa itu terjadi.
Elaine meninggalkan warisan rumah untuk Kate dan Ibunya. Agar rumah itu dapat diklaim, ia harus mendapatkan tanda tangan persetujuan ibunya. Ini berarti dia harus menemukan ibunya.
Pelacakan ke kotak pos atas nama ibunya mengarah ke lelaki lain yang diduga kekasih ibunya. Namun belakangan diketahui lelaki itu telah meninggal dibunuh.
Kate mendiskusikan temuannya ke seorang polisi teman masa kecilnya. Joe juga seorang polisi namun dia menampik semua kecurigaan Kate tentang kematian Elaine yang tak wajar. Temuan barang-barang pribadi ibunya di gudang semakin memperkuat kemarahan dan kecurigaan Kate kepada ayahnya. Mengapa barang pribadi ibunya tersebut tidak diberikan kepadanya padahal dia sangat menginginkannya? Kenangan kepada ibunya sangat kuat dan ia memerlukan barang-barang peninggalan ibunya untuk menyembuhkan rasa kehilangan itu.
Film dengan alur lambat dan penuh perasaan ini akhirnya mengantar kepada fakta baru. Kalung Angie yang hilang ditemukan di pinggir sungai dimana mayat Elaine ditemukan. Dalam kepanikannya karena takut dituduh sebagai pembunuh, ia menyandera Joe. Dalam momen itu ia berterus terang bahwa di malam naas itu dia dan Elaine bertemu untuk berterus terang perihal hubungan asmaranya dengan Joe. Elaine marah, mereka saling dorong dan Elaine jatuh ke bibir sungai. Tenggelam.
Angie memaksa Joe mengakui kejadian masa lalu yang melatari hilangnya Iris. Iris sebenarnya tidak hilang. Wanita cantik itu ditembak oleh kekasihnya karena tidak mau kembali kepadanya, sebab kekasihnya itu seorang pemain perempuan dan dirinya telah berjanji setia kepada suaminya Joe. Sebagai balasan Joe menembak lelaki itu. Kesalahan Joe adalah dia tidak melaporkan kejadian itu ke kantornya. Dia menguburkan kedua mayat itu di pinggir sungai.
Joe melakukan itu untuk melindungi Kate kecil dari trauma. Namun tidak disadarinya hal itulah yang menjauhkan putrinya darinya.
Film apik ini memberi pelajaran tentang tidak semua yang terlihat buruk itu benar benar buruk semuanya jika mau mendengar penjelasannya. Ada kebaikan yang terbungkus di dalamnya. Seperti Joe yang dulu mau menerima Iris kembali karena dia sangat mencintai istrinya itu. Namun nasib berkata lain.
Kate merasa lega mengetahui bahwa ayahnya lelaki yang baik. Dia harus berdamai dengan masa lalu dan kembali mencintai orang orang yang selayaknya mendapat cinta dan kasih sayangnya.
SEJAK MENONTON ACTINGNYA DI FILM PRIDE AND PREJUDICE, AKU LANGSUNG JATUH HATI PADA COLIN FIRTH. KETIKA HOPE SPRINGS MUNCUL DI BERANDA YOUTUBE DAN DIPERANKAN AKTOR INGGRIS INI, KLIK…, LANGSUNG KUPUTAR. MENYENANGKAN MENONTON WAJAHNYA YANG GANTENG, MIMIKNYA YANG SERIUS DAN TUTUR KATANYA YANG BRITISH BANGET. FILM YANG SANGAT MENGHIBUR DAN BIKIN PERASAAN JADI RINGAN.
COLIN Ware (Colin Firth) datang ke kota kecil Hope, di Vermont Amerika dalam kondisi patah hati dan sembraut. Kekasihnya Vera (Minnie Drivers) menikahi lelaki lain dengan pemberitahuan sangat mendadak. Ia meninggalkan Inggris untuk menyembuhkan sakit hati.
Kota Hope dipilihnya sebagai pelarian secara acak, berharap menemukan harapan baru di sana sekaligus mengerjakan sketsa wajah berkarakter unik yang menjadi skill keartisannya. Colin bertemu gadis Amerika, Mandy (Heather Graham), seorang perawat lansia yang menjalani hidup membosankan.
Mereka berteman, menemani Colin melewati masa remuk sekaligus beradaptasi dengan sifat Colin yang seriusan. Mandy yang periang dan sabar sebab terbiasa menghadapi orang-orang sepuh perlahan mengalihkan Colin dari kesedihan dan kemudian mengobatinya.
Namun Vera mendadak muncul. Dia mengaku undangan pernikahan itu bohongan. Dia ingin kembali dan memperbarui hubungan mereka. Vera percaya diri Colin tidak bisa lepas darinya meski sudah ada Mandy
Vera berhasil memanipulasi Mandy dan warga Kota Hope bahwa dia dan Colin kembali mesra. Mandy kecewa merasa dikianati, menolak pinangan Colin dan ajakan untuk pergi ke London. Dia minta Colin untuk meninggalkan kotanya dan jangan pernah menghubungi dan mengajaknya bertemu lagi.
Rencana pameran sketsa wajah warga kota Hope gagal dilaksanakan. Colin pergi ke kota lain, meninggalkan Mandy kembali ke pekerjaannya sebagai perawat lansia. Colin yang telah bertekad meninggalkan Vera, sesaat sebelum meninggalkan kota itu berhasil meyakinkan mantannya itu bahwa dia memiliki darah leluhur Hope sehingga layak menjadi Queen of Hope dalam festival tahunan kota tersebut. Hal itu agar vera stay di kota Hope dan tidak mengejarnya lagi.
Joanie pemilik motel tempat Colin menginap mendekati Mandy dan minta bantuan untuk menjemput Sepupu Colin. Dia datang dan tidak tahu Colin sudah meninggalkan Hope.
Dan inilah bagian paling romantis di film buatan tahun 2003 ini. Alih-alih sepupunya, Colin sendiri yang muncul, melamar dan menyodorkan cincin tunangan unik dengan desain kupu-kupu yang disukai Mandy. Selanjutnya…., Colin menggendong Mandy dari taman hingga ke losmen, Mandy melambai dan menyapa warga kota dan Vera yang tengah berpesta di festival, ibaratnya mengabarkan mereka sedang saling cinta.
Film yang diangkat dari novel berjudul New Cardiff (karangan Charles Webb) dimaksudkan sebagai film hiburan semata. Walikota, pemilik motel (Joannie dan suaminya), pemilik toko kertas dan alat-alat lukis hingga penghuni panti lansia, semua ditampilkan dalam versi konyol. Hanya Colin dan Mandy yang berbeda. Film ini menampilkan kisah satu sisi, Colin dan Mandy. Yang lain peramainya saja.
Film ini asik, menegangkan dan membangkitkan penasaran dari awal hingga akhir. bahkan ketika layar ditutup, berbagai pertanyaan masih menggantung, seperti siapakah dibalik kekuatan Entitas yang hebat dan menjadi ancaman negara adidaya dunia?
Setelah lama menghilang, Ethan (Tom Cruise) dihubungi lewat seorang kurir untuk melakukan penugasan baru dari bosnya (Kittridge); mencari kunci Sevastopol yang akan membuka akses untuk menguasai senjata canggih. Negara atau kekuatan manapun yang mendapatkan kunci itu akan menjadi penguasa dunia. Tugas itu merupakan misi yang tidak mungkin (mission imposible). Hanya orang semacam Ethan yang mampu melakukannya.
Dan kunci itu tidak satu. Mereka dua kunci yang harus disatukan agar dapat digunakan. Satu kunci dikuasai Ilsa (Rebecca Ferguson), eks agen Inggris dan teman lama Ethan yang kini terkepung di Yaman. Dia diincar tentara bayaran yang diperintah merebut kunci itu darinya. Satu kunci lagi dikuasai Alanna (Vanessa Kirby) alias White Widow, perempuan dari keluarga kaya yang memiliki hubungan khusus dengan Ethan di masa lalu.
Ethan berhasil menembus kepungan ke pos pertahanan Ilsa, mendapatkan kunci tersebut dan meminta Ilsa menghilang dan tidak terlibat lagi dengan urusan tsb. Tugasnya kini mendapatkan kunci kedua yang masih dipegang Alanna.
Sebaliknya Alanna juga menginginkan kunci yang dikuasai Ethan. Dia telah berjanji kepada Kittridge (kepala Imposible Mission Force) yang bertanggung jawab langsung ke presiden AS, untuk menyerahkan kunci tersebut dengan imbalan uang dan berdasar keyakinan dirinya bahwa ia telah menyerahkan kunci itu ke pihak yang benar.
Untuk merebut kunci itu Alanna membayar Grace (Hayley Atwell) , seorang pencopet dan penipu profesional yang sangat licik dan ulet. Kejar mengejar diantara Grace dan Ethan selalu dimenangkan Grace, hingga akhirnya mereka menyadari ada pihak lain yang memburu mereka berdua yaitu Gabriel (Esai Morales) dan anak buahnya, seorang fanatis dari kelompok Entitas (entity) yang full misteri.
Film yang menegangkan dari awal hingga akhir ini berlanjut. Grace berhasil mencuri kunci Ethan. Ia dijadwalkn bertemu Alanna untuk kali pertama dan menyerahkan kunci tersebut. Tanpa diharapkan, Gabriel, Ethan dan Ilsa (dia kembali muncul bersama Luther dan Benji untuk memback up Ethan) juga hadir di club malam itu. Pertemuan tersebut buyar oleh intervensi Gabriel. Di malam yang naas tersebut, dia menjebak Ethan dengan petunjuk arah palsu. Ethan harus bergumul melawan Paris, anak buah Gabriel, hingga terlambat menyelamatkan Ilsa. Sekali lagi dia kehilangan teman dekatnya.
Menyadari kesalahan yang dibuatnya, Grace menyerah pada rencana yang dibuat Ethan dan rekannya yang lain. Mereka harus bersatu untuk mengelabui Gabriel dan Entitas, agar kunci tidak jatuh ke tangan mereka. Gabriel pasti akan menyabotase penyerahan kunci tsb dari Alana kepada Pemerintah AS. Hanya ada satu cara untuk mencegah Gabriel menguasainya, yaitu Grace diminta menjadi Alanna.
Penyamaran menjadi Alanna dilakukan dengan lebih dulu melumpuhkan perempuan itu di kompartemennya. Pada saat itu, Gabriel telah menyabotase KA yang melintas di pegunungan Alpen dan akan diledakkan di sebuah jembatan. Ethan masuk ke KA lewat jalur udara, menggunakan payung parasut. Dia bertemu Grace namun kedua kunci yang kini telah jadi satu kesatuan terlempar ke lantai, dikuasai dengan mudah oleh Gabriel. Mirip dengan film action sejenis, Gabriel dan Ethan bertarung di atap KA. Ethan mencoba menghalangi Gabriel namun ia gagal. Gabriel berhasil melompat ke sebuah truk dan berlalu.
Bagian akhir dari film ini dipenuhi adegan penyelamatan KA agar tidak terjun bebas ke jurang. Grace dan Ethan berhasil menguasai keadaan. Bagaimana dengan kunci tersebut? Apakah misi ini gagal? Nop. Ethan telah mengambil kunci Sevastopol dari saku Gabriel ketika mereka bertarung di atap kereta dan menggantinya dengan macis rokok.
Pertanyaan yang menggantung, untuk apa kunci Sevastopol dan dimana akan digunakan? Siapakah figur dibalik organisasi Entitas yang menakutkan itu?
Secara keseluruhan acting Tom Cruse dan Hayley Atwell memukau. Film ini tidak mudah dicerna, penonton harus memyimak dengan otak agar bisa paham cerita utuh dari film box office ini. Benar ada beberapa bagian film yang sulit didapat penjelasannya, misalnya dari mana Ilsa dan Alana memperoleh kunci Sevastopol itu? Kekuatan apa yang melumpuhkan kapal selam Sevastopol yang menjadi asal mula pencarian kedua kunci tsb?
Jika kamu pasangan yang disakiti, tanyakan dirimu apakah semua harta, rumah yang megah dan kesenangan-kesenangan lainnya lebih bernilai dibanding kekerasan/kekasaran yang kamu hadapi setiap saat?
Shane Walsh (Josie Davis) selalu dibayangi ketakutan kepada suaminya, Matthew Walsh (David Milbern), seorang pengusaha real estate yang sukses. Hutang budinya ke laki-laki itu sangat banyak. Dialah yang melunasi semua hutang kuliahnya saat orangtua Shane meninggal dan dia dalam kesulitan yang berat.
Awalnya suaminya lelaki yang romantis dan menyenangkan. Perlahan sifat itu berubah. Dia mudah marah, curiga dan cemburu oleh hal-hal kecil dan kadang tidak masuk akal.
Suatu hari Matt melarang istrinya melanjutkan kegiatan melukisnya. Menurutnya Shane tidak berbakat. Dia juga curiga Shane sedang menebarkan pesona ke pria tetangga mereka, seorang mahasiswa yang selalu lewat di depan ruangan tempat Shane melukis. Kekerasan kembali terjadi. Matt yang kalap memukuli istrinya sampai puas.
Dokter yang memberi perawatan di rumah segera menduga Shane mengalami kekerasan rumah tangga. Dia menyarankan Shane melapor ke polisi dan minta bantuan ke lembaga yang menangani kasus KDRT. Shane terlalu takut untuk itu, baginya ucapan dokter tersebut hanya mudah bagi orang lain tapi mustahil untuk dirinya. Intimidasi suaminya sangat menakutkan.
Sudah menjadi kebiasaan Matt menghadiahi istrinya barang-barang berharga sehabis melampiaskan marahnya. Kali ini juga begitu, Shane diberi anting mahal. Mathew juga merencanakan hiking bersama, dengan mengajak mahasiswa sebelah rumah sebagai pemandu.
Dalam perjalanan hiking itu, mendadak teringat mereka belum membawa surat perjalanan yang diperlukan. Shane diutus kembali ke mobil memgambil surat tsb. Itu adalah akal-akalan Shane untuk menghilang dari suaminya. Tentunya sebelumnya telah bersepakat dengan si tetangga yang prihatin mendengar cerita Shane tentang perlakukan Matt kepadanya.
Shane lenyap. Matt sedih dan menangisi istrinya yang telah dianggap sebagai propertinya. Polisi dan berita media menduga Shane telah mati. Jasadnya tidak ditemukan.
Shane muncul di kota lain, tiga minggu sejak dia dinyatakan hilang, menemui Estelle satu-satunya sepupu yang dia punya. Estelle dan pasangannya mengelola coffee shop. Shane mendapat pinjaman cottage/rumah desa peninggalan ibu Estelle dan ikut bekerja di coffee shop itu. Meski dia merasa nyaman dengan suasana baru dan berkenalan dengan seorang pemilik usaha minuman anggur, Thomas, bayangan Matt selalu datang menghantuinya. Shane selalu waspada dengan pisau di sisinya.
Disaat hubungannya dengan Thomas makin akrab, Estelle mengalami cedera berat. Di belahan bumi yang lain, Matt mendapat telepon dari perusahaan penjual alat GPS. Mereka menanyakan Shane yang membeli alat tersebut beberapa waktu lalu.
Matt mencurigai Shane telah mempersiapkan pelariannya. Dia tidak mati. Sebelum membunuh mahasiswa tetangganya, Matt berhasil mengorek pengakuan arah pelarian Shane.
Matt mengejar Shane, melalui Estelle dia mengorek tempat tinggal istrinya itu. Estelle juga dibunuh oleh laki-laki sakit ini. Shane dengan mudah ditemukan kembali oleh Matt. Kemarahannya kepada Thomas yang merayu istrinya dibayar dengan tembakan senjata.
Shane orang terakhir yang ingin dibunuhnya sekaligus yang dicintainya, berlari dan bersembunyi. Saat mereka berhadapan dan tidak ada harapan untuk selamat dari kematian, Shane memanfaatkan kerapuhan hati Matt untuk duluan menyerang dan melumpuhkan laki-laki itu.
Film yang menegangkan sekaligus membuat geram (masa sih di negara maju ada wanita yang selemah Shane mempertahankan harkat manusianya? Btw akting David Millbern di film ini bagus sekali. Bikin aku ingin bantu Shane memukul dia!), memberi gambaran tentang sisi lain perkawinan yang dipenuhi kekerasan. Meski asik, film ini ada scene adegan dewasa dan sadistis. Jadi nontonnya sendiri saja. Jangan bawa anak-anakatau remaja. Tidak sehat untuk jiwa mereka yang masih labil.
Sebagai seorang penyuka cerita kriminal, saya langsung punya feeling ada yang tidak beres di keluarga ini begitu melihat hubungan antara si istri, suami dan pengasuh anak mereka yang cantik berambut pirang. Berdurasi satu jam 26 menit , film YouTube ini tidak membosankan karena sajian gambar nya bagus, percakapan-percakapan ringkas dan mimik-mimik wajah purba (pura-pura baik) serta adegan menegangkan saat Nomi melepaskan diri dari upaya pembunuhan.
Nomi (Sarah Butler) merasa lega, bagian akhir dari naskah novelnya selesai. Reviu dari editornya meyakinkan dirinya novel tersebut akan laris di pasaran. Kini dia dan suaminya Mark (Jim Thorburn) serta kedua anak mereka, plus si pengasuh Greta (Lindsay Maxwell) bisa liburan bersama ke Seattle Washington.
Semua terlihat baik-baik saja sesampainya mereka di hotel. Hanya susu formula dan botol susu si bayi tertinggal di rumah. Nomi dapat menyuruh Greta untuk keluar membeli keperluan bayi tersebut tapi karena dia bertekad untuk kembali menjadi ibu penuh waktu jika novelnya selesai, ia putuskan pergi ke supermarket terdekat.
Di basement hotel secara mengejutkan Nomi diserang laki laki bertopeng dan menyeretnya masuk ke mobil. Besok paginya dia terbangun di dalam mobil yang telah dipenuhi gas. Seseorang mencoba membunuhnya. Nomi keluar dan buru-buru ke hotel untuk melaporkan kejadian itu kepada suaminya.
Bukannya disambut, penulis novel kriminal yang digambarkan sebagai sosok introvert ini malah dilarang menemui keluarganya. Ketika ia memaksa, ia berhadapan dengan suaminya yang tengah bermesraan dengan Greta. Ia menolak mengakuinya sebagai istri. Tanda pengenal di dompet Nomi menunjukkan bahwa dia bukan Nomi. Dia Greta, seorang pengasuh bayi yang sakit jiwa, yang berulangkali mencoba bunuh diri. Malam tadi dia mengancam keselamatan keluarga Gardner. Melukai si nyonya.
Merasa dikerjai, Nomi melapor ke polisi. Laporan ke polisi tidak direspon positif. Tuntutannya agar dilakukan tes DNA untuk kedua anaknya pun ditolak. Semua akun sosial Nomi telah berganti nama menjadi Greta. Dan informasi tentang dirinya sebagai Greta sangat negatif. Polisi mengeluarkan larangan mendekat ke keluarga Gardner untuknya.
Nomi merasa aneh dan terpukul. Mengapa suaminya tidak cukup hanya berselingkuh dengan Greta tapi juga mencuri identitas dirinya?
Dalam usahanya mencari jawaban pertanyaan tersebut, dia menghubungi Prof. Curtis yang menjadi editor novelnya dan Oscar, pegawai hotel yang pernah membantunya. Kedua orang itu tahu bahwa dirinya adalah Nomi yang asli. Mereka bisa meyakinkan identitasnya kepada polisi.
Nomi menyelinap masuk ke kamar hotel yang dihuni Mark, Greta dan kedua anaknya. Disitu dia menemukan jawabannya. Sebuah dokumen menyebutkan dirinya memperoleh warisan dari seorang keluarga terdekatnya yang telah lama putus kontak. Jumlah warisan itu fantastik. Lima juta dollar. Dana itu akan cair dan masuk ke rekening Nomi dalam waktu 3x 24 jam. Itulah alasan Mark untuk menyingkirkan dan mencuri identitasnya.
Nomi minta bantuan Oscar untuk mengambil kedua anaknya kembali. Tanpa mereka sadari, Lyle si pembunuh bayaran mengintai mereka. Berdua mereka berhasil melumpuhkan Lyle.
Nomi dipanggil ke kantor polisi. Curtis telah menunggunya di sana. Alih-alih mengakuinya sebagai Nomi, Curtis menolak dan tidak kenal dengannya. Profesor pemabuk itu telah disuap dan berkomplot dengan Mark. Dianggap bisa membahayakan keluarga Gardner, Nomi ditangkap dan dikirim polisi ke RS jiwa.
Kejahatan Mark dan Greta perlahan mendapat penolakan dari Jane Gardner. Bocah itu mulai merindukan ibu kandungnya. Meski dibujuk dan didokrin oleh ayahnya, dia menolak menerima kekasih ayahnya sebagai ibu baru. Dia menelpon 911 ketika mendengar keributan antara ibunya dan Kyle si pembunuh bayaran.
Saat bersamaan Nomi dan Oscar datang dengan misi mengambil kedua anak tersebut. Polisi datang, Jane muncul dari persembunyian dan minta perlindungan. Dia menolak Greta dan Ayahnya, sebaliknya memeluk Nomi dan berulang-ulang mengatakan dialah ibu kandungnya.
Film dengan plot cerita memikat ini sangat layak ditonton. Meski terkesan kurang logis, masa sih sebagai seorang penulis cerita kriminal Nomi tidak curiga hubungan suaminya dan Greta? Juga polisi yang kurang teliti dan tidak berpihak kepada Nomi hanya karena semua status sosial medianya yang negatif dan kartu identitasnya telah dipalsukan. Padahal pembajakan sosmed dan pemalsuan identitas itu cukup gampang ditelusuri.
Anyway tidak ada film yang sempurna. Film ini juga begitu tapi tetap asik untuk ditonton.
FILM YOUTUBE YANG BERKISAH TENTANG DUA SUDUT PANDANG MANUSIA YANG SULIT DIPERTEMUKAN. ANTARA SEORANG PEREMPUAN MAPAN YANG HIDUPNYA MUDAH DAN PENUH PERCAYA DIRI, DENGAN SEORANG PRIA YANG BERSUSAH PAYAH BANGKIT DARI KEPAPAAN, TERSEOK-SEOK MENGEJAR CITA-CITANYA MENJADI PEMUSIK YANG KARYANYA DIHARGAI. LELAKI YANG HARGA DIRINYA TERLALU TINGGI UNTUK MENERIMA ULURAN TANGAN ORANG LAIN.
Stephanie (Michelle Harrison) menabrak seorang gelandangan di salah satu sudut kota. Insiden kecil itu berlalu, pria itu tidak terluka. Namun Steph, wanita karir yang berkantor di salah satu gedung megah merasa berdosa. Dia harus melakukan sesuatu untuk menebus kesalahannya.
Belakangan dia mengetahui pria yang ditabraknya itu seorang pemusik jalanan yang sering mangkal di dekat kompleks perkantorannya. Steph menemui Mike (Kirk Caouette), pemusik tersebut, dan memberikan sebuah gitar yang dibelinya dengan harga yang tidak murah.
Mike menolaknya. Dia menuding sikap tidak simpatik Steph yang pergi begitu saja dari tempat kejadian kecelakaan dan yang menganggap semua masalah dapat diselesaikan dengan transaksi uang. Steph bersikeras dan meninggalkan gitar akustik tersebut di depan Mike. Berbeda dengan Mike, teman-temannya sesama pemusik mulai menyukai gadis mentereng tersebut.
Step masih merasa tidak puas dengan kompensasi yang telah diberikannya. Niatnya makin kuat untuk membantu Mike menjadi pemusik yang mapan. Suaranya memang bagus dan lagu-lagunya menyentuh. Sepanjang pemutaran film yang berlangsung lebih dari satu jam 30 menit ini, penonton dimanjakan oleh lagu-lagu balad yang sedih dengan iringan gitar akustik yang ciamik.
Meski Steph berusaha untuk bersikap ramah, Mike tetap menjaga jarak. Harga dirinya yang tinggi menghalanginya untuk bersikap lebih terbuka. Kehidupannya dan Steph yang bagai langit dengan tanah berlumpur, menjadi penghalang menerima persahabatan dari Stephanie.
Saat Mike ditemukan sakit di salah satu sudut bangunan, step membawanya ke rumah sakit. Dia juga memboyong Mike ke apartemennya seraya menunggu tempat tinggal yang lebih layak di shelter untuk para tuna wisma. Sekali lagi Mike menampik. Dia menyelinap diam-diam keluar dari apartemen gadis itu, kembali tidur di alam terbuka.
Perhatian Steph yang berlebihan tersebut membuat hubungan dengan tunangannya Cristopher memburuk. Namun dia terlanjur terobsesi. Niatnya semakin kuat untuk mengorbitkan Mike menjadi musisi. Dia mengangkat dirinya menjadi manajer Mike, mensponsori rekaman di studio dan mempromosikan CD rekaman tersebut ke produser yang dikenalnya.
Tidak banyak yang tahu, kesedihan dan kesepian hidup Mike berawal dari penolakan keluarganya terhadap pilihan hidupnya untuk menjadi musisi. Dia merasa terpuruk karena setelah bertahun-tahun meninggalkan keluarganya kehidupannya jauh dari baik; seorang tuna wisma, mengumpulkan remah-remah rezeki dari kegiatan memulung dan mengamen di jalan.
Saat pertemuan dengan produser kenalan Steph, sang produser bertanya, dimana mereka bertemu. Steph menjawab, “Aku pernah menabrak dia,” jawabnya sambil tertawa.
Mike tersinggung mendengar ucapan itu. Dalam perjalanan pulang, dia mengungkapkan uneg-unegnya. Steph membohonginya, produser tersebut ternyata tidak tertarik pada karyanya. Ia kembali mengungkit perbedaan diantara mereka, yang kalau tidak karena peristiwa tabrakan tersebut Steph tidak akan peduli kepada orang-orang sepertinya padahal sebenarnya dia sudah bertahun-tahun mengamen di dekat perkantoran itu.
Pertemanan mereka berakhir di situ. Steph melanjutkan hidupnya, menikahi Christopher. Bagaimana dengan Mike? Tetap hidup menyendiri dan melankolis. Namun sekarang titik terang karirnya mulai terlihat. Dia tinggal di kamar yang layak huni serta menjadi penyanyi di sebuah kafe terkenal di kotanya.
Seandainya Mike bisa lebih terbuka dan percaya diri, dan Steph tidak berputus asa, apakah hubungan mereka bisa berlanjut ke cinta? Please, leave your comment.
SATU LAGI FILM BAGUS DARI LAYAR YOUTUBE. MESKI KELUARAN LAMA, PESAN FILM INI KUAT DAN MASIH RELEVAN UNTUK DINIKMATI PARA PEJUANG CINTA, TERUTAMA YANG TENGAH DIUJI OLEH PERSELINGKUHAN.
PERAYAAN 20 tahun perkawinan Mark Whitman (William Russ) dan Cassie (Roma Downey) berlangsung meriah dikelilingi lingkaran terdekat pasangan tersebut. Kehidupan pernikahan mereka kemilau sempurna. Suami seorang pengusaha konstruksi sukses, istri cantik, pengertian dan mantan atlet tennis, punya seorang anak remaja Kevin. Gaya hidup mereka berkelas.
Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Mark mengatakan dia akan ke Seatle untuk urusan bisnis. Itu artinya dia tdak dapat menghadiri acara sekolah Kevin sebagaimana dijadwalkan semula. Pertengkaran kecil antara ayah dan anak terjadi.
Beberapa jam kemudian berita mengejutkan di radio tersiar, pesawat ke Seatle gagal take off. Cassie khawatir dan menghubungi kantor suaminya untuk memastikan nomor pesawat yang ditompangi Mark. Namun sekretarisnya tidak tahu. Dia tidak membooking tiket untuk Mark. Cassie menghubungi maskapai dan mendapat konfrmasi bahwa suaminya selamat namun Ny. Whitman meninggal. Semula Cassie mengabaikan informasi tersebut. Pastilah kesalahan record saja. Mark selamat, baginya hanya itu yang penting.
Kelegaan hatinya mulai terusik ketika sahabatnya Hope memberitahu bahwa tas suaminya dikirim maskapai kembali ke rumah. Tas itu berlabel nama Mark, namun isinya adalah pakaian wanita dan perlengkapan lainnya. Pengacara Mark dan rekan kantornya Ronny yang juga sahabat keluarga tersebut tutup mulut. Mengaku tidak tahu dengan siapa Mark berangkat di hari naas tersebut.
Informasi dari pihak asuransi menunjukkan bahwa wanita yang bersama Mark bernama Cerryl. Putranya Kevin ternyata tahu siapa wanita itu. Wanita yang pernah dilihatnya bergandengan mesra dengan ayahnya beberapa tahun lalu. Dia menutupi informasi itu untuk melindungi perasaan ibunya. Hal itu juga yang menyebabkannya menjadi tidak respek dengan ayahnya, selain masalah penolakannya untuk melanjutkan kuliah. Kevin ingin bekerja di bidang yang ia sukai.
Mark masih di rumah sakit dalam perawatan intensif. Dia belum bisa ditanyai tentang perselingkuhannya. Dalam keadaan marah terpendam, kesabaran Cassie kembali diuji. Sahabat almarhum Cerryl mendatanginya, mengabarkan tentang anak Cerryl yang dititipkan kepadanya. Ia menyerahkan anak tersebut, bernama Erika. Dia tidak sanggup menjaga Erica.
Cassie menolak, menyarankan untuk mencari keluarga dekat bocah tersebut. Perempuan itu berkata, keluarga terdekat Erica adalah Mark. Karena dia ayah biologis gadis kecil tersebut.
Cassie yang shock dengan kenyataan beruntun yang diterimanya, berusaha bersikap bijak dengan menerima dan menghibur Erica. Kevin yang awalnya juga menolak saudara seayahnya itu akhirnya dapat menerima dan akrab dengan Erica.
Cassie menyampaikan kekecewaannya begitu Mark sadar. Dia ingin bercerai. Mark berulang-ulang menyatakan bahwa hubungannya dengan Cerryl saat ini hanya sebagai teman. Erica lahir dari hubungan singkat tanpa cinta, sekitar delapan tahun lalu. Saat itu hubungan perkawinannya dengan Cassie bermasalah dan disitulah Cerryl hadir dan tanpa diharapkan hamil. Kepergian mereka dalam pesawat yang sama adalah untuk melihat lokasi summer camp Erika, bukan urusan asmara.
Sulit untuk meyakini penjelasan Mark. Namun semua sahabatnya, Hope, pengacara keluarga mereka dan Ronny, mitra kerja Mark, membujuk Cassie untuk berhati-hati mengambil keputusan. Mereka ikut meyakinkan bahwa hanya Cassie wanita yang dicintai Mark.
Kakak almarhum Cerryl, Judith, menginginkan Erica di bawah pengasuhannya. Cassie yang terlanjur menyukai gadis kecil itu meminta Mark untuk berjuang mendapatkan hak asuh. Namun Mark ragu-ragu karena jika Cassie bercerai darinya, dia tidak bisa tegar lagi melanjutkan hidupnya.
Akhirnya cassie menyadari bahwa dia masih mencintai Mark. Bersedia memaafkannya. Dan menerima Erica menjadi anggota keluarga mereka seraya melepas Kevin memilih jalan hidup sesuai keinginannya.
Menurutku film ini sangat bagus dan menyentuh. Memberi perspektif lain tentang perlunya mengembangkan sifat pemaaf dalam perkawinan. Juga tentang kemanusiaan yang dipertimbangkan sangat tinggi oleh Cassie. Ibu Erica adalah wanita kedua, perusak perkawinannya namun bagi si anak, ibunya adalah pahlawannya. Dia menghargai perasaan Erica tersebut dan tidak membenci bocah malang itu. Kemarahannya lurus tertuju ke suaminya Mark, tidak merambat kemana-mana.
FILM DI YOUTUBE BISA JADI ALTERNATIF TONTONAN DI WAKTU SENGGANG. PILIHANNYA BANYAK. SAKING BANYAKNYA JADI RAGU MAU PILIH YANG MANA. NAH…, BAGI YANG SUKA FILM CRIME THRILLER, THE RENDERING BISA JADI OPSI.
SARAH, seorang pelukis muda diserang di studionya pada suatu malam. Dia mengalami luka fisik serius dan trauma psikis. Petugas kepolisian mencoba membuat sketsa si penyerang, namun gambarnya jauh dari mirip. Sarah mengambil alih dan sketsanya tersebut membantu polisi menangkap si pelaku, Theodore Gray.
Menyadari kemampuan Sarah tersebut, petugas polisi yang mengungkap kasus penyerangan tersebut, Nick, memintanya untuk membuat sketsa pada kasus penyerangan lainnya. Awalnya Sarah merasa senang bisa membantu, belakangan hal itu mengganggu tidurnya dan membangkitkan trauma masa lalunya. Suaminya Michael melarangnya untuk membantu Nick karena terasa telah menjadi beban dan perlahan merusak keharmonisan perkawinan mereka.
Film uploadan Youtube yang dibintangi Shannen Doherty ini semakin misterius. Terjadi lagi penyerangan terhadap seorang perempuan di lorong gelap dekat gedung perkantoran Michael. Ketika Sarah membuat sketsa, si korban yang terluka ringan memberi detil raut wajah si pelaku.
Sarah menyembunyikan skets tersebut, tidak menyerahkannya ke polisi. Skets yang ia buat sangat mirip dengan suaminya. Ketakutan Sarah bahwa dia menikahi seorang kriminal, menambah runyam hubungan mereka. Apalagi kemudian ditemukan barang-barang korban di rumah mereka. Michael ditangkap meski dia bersikeras tidak melakukan satupun yang dituduhkan kepadanya.
Kekacauan itu baru awal saja. Di penjara Michael harus berhadapan dengan geng yang sepertinya mengincar dirinya. Mick merasa dia menjadi target, namun belum mengerti mengapa. Sementara di luar, Sarah ditemui pengacara Gray. Dia meminta kerjasama Sarah untuk memberi keterangan meringankan untuk pembebasan bersyarat Gray, pria yang menyerangnya beberapa tahun lalu.
Sarah mulai merasa curiga. Investigasi yang dilakukannya membawanya ke galery lukis Lazarus, sang pelukis misterius dengan lukisan yang menonjolkan sadisme dan adegan penyerangan kepada perempuan. Dalam pertemuannya dengan Gray, dia mengakui dirinya adalah Lazarus. Gray memaksa Sarah untuk bersaksi meringankan agar dia bisa bebas. Kalau tidak mau, Michael akan disiksa dan mati di penjara.
Dengan terpaksa Sarah memenuhi keinginan tersebut. Hal ini sama sekali tidak dimengerti oleh Nick. Gray yang sudah dibantu, tidak puas dengan kebebasannya dan karirnya sebagai pelukis kontroversial meroket. Ia masih ingin yang lain. Ia menginginkan Sarah untuk dirinya, melebihi apapun.
Penolakan Sarah membuat Gray marah. Dia membunuh teman perempuannya yang selama ini bersekongkol untuk menanam bukti-bukti yang memberatkan Michael. Kali ini Sarah yang dijebak, berada di lokasi pembunuhan dan dikepung oleh polisi. Nick tidak mempercayai alasannya berada di situ. Juga mengabaikan informasi bahwa nyawa Michael terancam di penjara.
Film dengan alur lambat ini cukup oke sebagai tontonan gratis. Michael berhasil mengalahkan lawan duelnya di sel penjara. Bahkan ketika Gray melepaskan diri dari pengawalan polisi, kemudian melakukan upaya kedua membunuh Sarah dan Michael, dia gagal. Obsesi liarnya berhasil ditaklukkan oleh pasangan itu.