Jalan kaki tiga kali dalam satu minggu dengan durasi 30-40 menit telah kulakukan selama satu tahun terakhir. Dari awal aku sudah semangat, salah satu resolusi terbaik yang konsisten kulakukan hingga hari ini. Ke depannya aku berusaha meningkatkan jadwal jalan kaki tersebut, minimal 5 kali dalam seminggu.
Jalan kaki bisa menjadi olahraga yang sehat untuk raga dan membangkitkan suasana hati atau mood positif. Aku merasakan berkurangnya tekanan pikiran/perasaan habis mengelilingi kompleks rumah atau gedung olahraga di dekat kantor. Sambil jalan, aku melihat hal-hal baru yang bisa mengalihkan pikiran/perasaan yang mengganggu waktu itu. Sesuatu yang terasa berat pada awalnya, di akhir aktivitas tersingkir atau terasa tak terlalu mengganggu lagi.
Menurut berbagai literatur, berjalan kaki khususnya di pagi hari dapat membantu memperbaiki mood dan meningkatkan energi positif. Mengapa itu bisa terjadi? Ternyata ada pengaruh hormon dan respon tubuh yang menyebabkan mood menjadi lebih baik selesai jalan kaki.
Meningkatkan Suasana Hati
hormon endorfin, serotonin, dan dopamine dirilis tubuh saat jalan kaki, dan hormon ini memberi efek menenangkan dan menghilangkan stres. Endorfin adalah hormon untuk meredakan rasa sakit dan menimbulkan perasaan senang, dan Dopamin merupakan senyawa kimia dalam otak yang dapat meningkatkan suasana hati, menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh. Sedangkan Serotonin berperan dalam mengirimkan pesan antar sel saraf, mengatur suasana hati, emosi, nafsu makan, pencernaan, dan siklus tidur-bangun. Ketiganya sering disebut hormon kebahagiaan/ Happy Hormone.
Meningkatkan Kejernihan Mental dan Energi
Jalan kaki dapat meningkatkan kemampuan untuk fokus dan waspada sepanjang hari. Bahkan tidak memerlukan waktu lama untuk mendapatkan manfaat yang ini. Berjalan 10-20 menit bisa meningkatkan energi, melancarkan peredaran darah, dan menghilangkan stres setelah duduk berjam-jam karena bekerja.
Dalam sebuah artikel di International Journal of Environmental Research and Public Health, menyebutkan responden yang berjalan-jalan secara teratur atau melakukan bentuk latihan fisik lainnya memiliki kesehatan emosional yang lebih baik daripada mereka yang tidak berolahraga secara teratur.
Mendapatkan Kualitas Tidur Lebih Baik
Berjalan pagi dapat mengurangi tekanan dan kekhawatiran yang umumnya menjadi penyebab seseorang sulit tidur. Siraman cahaya pagi dapat mengatur Circadian cycle. Ritme sirkadian ini merupakan siklus 24 jam yang mengatur berbagai proses biologis di dalam tubuh, seperti tidur-bangun, produksi hormon, dan aktivitas gelombang otak.
Ternyata jalan kaki begitu penting untuk meningkatkan perasaan tenang dan nyaman meskipun terlihat sederhana. Saat ini berkembang pula aktivitas relate dengan jalan kaki, yaitu silent walking. Silent walking adalah aktivitas berjalan kaki tanpa menggunakan perangkat elektronik, atau mendengarkan suara apapun selain suara alam dan lingkungan sekitar. Aktivitas ini merupakan perpaduan antara mindfulness dan gerakan fisik yang bertujuan untuk menjernihkan dan meningkatkan fokus pikiran.
Tentu saja selain untuk mood, jalan pagi memiliki manfaat banyak untuk fisik yang telah sering diulas dalam banyak tulisan seperti membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kekebalan tubuh, memperkuat otot, dan lain-lain. Sebelum memulai jalan pagi, terdapat beberapa tip yang penting dilakukan untuk meraih manfaat maksimal yaitu:
- Jalan kaki dengan ritme tetap
- Biarkan lengan berayun bebas
- Tegakkan tubuh dengan lurus
- Pakailah sepatu yang ringan dan kaos kaki katun yang nyaman.
- melakukan peregangan sebelum dan setelah jalan kaki
- minum banyak air putih

