FILM YOUTUBE YANG BERKISAH TENTANG DUA SUDUT PANDANG MANUSIA YANG SULIT DIPERTEMUKAN. ANTARA SEORANG PEREMPUAN MAPAN YANG HIDUPNYA MUDAH DAN PENUH PERCAYA DIRI, DENGAN SEORANG PRIA YANG BERSUSAH PAYAH BANGKIT DARI KEPAPAAN, TERSEOK-SEOK MENGEJAR CITA-CITANYA MENJADI PEMUSIK YANG KARYANYA DIHARGAI. LELAKI YANG HARGA DIRINYA TERLALU TINGGI UNTUK MENERIMA ULURAN TANGAN ORANG LAIN.
Stephanie (Michelle Harrison) menabrak seorang gelandangan di salah satu sudut kota. Insiden kecil itu berlalu, pria itu tidak terluka. Namun Steph, wanita karir yang berkantor di salah satu gedung megah merasa berdosa. Dia harus melakukan sesuatu untuk menebus kesalahannya.
Belakangan dia mengetahui pria yang ditabraknya itu seorang pemusik jalanan yang sering mangkal di dekat kompleks perkantorannya. Steph menemui Mike (Kirk Caouette), pemusik tersebut, dan memberikan sebuah gitar yang dibelinya dengan harga yang tidak murah.
Mike menolaknya. Dia menuding sikap tidak simpatik Steph yang pergi begitu saja dari tempat kejadian kecelakaan dan yang menganggap semua masalah dapat diselesaikan dengan transaksi uang. Steph bersikeras dan meninggalkan gitar akustik tersebut di depan Mike. Berbeda dengan Mike, teman-temannya sesama pemusik mulai menyukai gadis mentereng tersebut.
Step masih merasa tidak puas dengan kompensasi yang telah diberikannya. Niatnya makin kuat untuk membantu Mike menjadi pemusik yang mapan. Suaranya memang bagus dan lagu-lagunya menyentuh. Sepanjang pemutaran film yang berlangsung lebih dari satu jam 30 menit ini, penonton dimanjakan oleh lagu-lagu balad yang sedih dengan iringan gitar akustik yang ciamik.
Meski Steph berusaha untuk bersikap ramah, Mike tetap menjaga jarak. Harga dirinya yang tinggi menghalanginya untuk bersikap lebih terbuka. Kehidupannya dan Steph yang bagai langit dengan tanah berlumpur, menjadi penghalang menerima persahabatan dari Stephanie.

Saat Mike ditemukan sakit di salah satu sudut bangunan, step membawanya ke rumah sakit. Dia juga memboyong Mike ke apartemennya seraya menunggu tempat tinggal yang lebih layak di shelter untuk para tuna wisma. Sekali lagi Mike menampik. Dia menyelinap diam-diam keluar dari apartemen gadis itu, kembali tidur di alam terbuka.
Perhatian Steph yang berlebihan tersebut membuat hubungan dengan tunangannya Cristopher memburuk. Namun dia terlanjur terobsesi. Niatnya semakin kuat untuk mengorbitkan Mike menjadi musisi. Dia mengangkat dirinya menjadi manajer Mike, mensponsori rekaman di studio dan mempromosikan CD rekaman tersebut ke produser yang dikenalnya.
Tidak banyak yang tahu, kesedihan dan kesepian hidup Mike berawal dari penolakan keluarganya terhadap pilihan hidupnya untuk menjadi musisi. Dia merasa terpuruk karena setelah bertahun-tahun meninggalkan keluarganya kehidupannya jauh dari baik; seorang tuna wisma, mengumpulkan remah-remah rezeki dari kegiatan memulung dan mengamen di jalan.
Saat pertemuan dengan produser kenalan Steph, sang produser bertanya, dimana mereka bertemu. Steph menjawab, “Aku pernah menabrak dia,” jawabnya sambil tertawa.
Mike tersinggung mendengar ucapan itu. Dalam perjalanan pulang, dia mengungkapkan uneg-unegnya. Steph membohonginya, produser tersebut ternyata tidak tertarik pada karyanya. Ia kembali mengungkit perbedaan diantara mereka, yang kalau tidak karena peristiwa tabrakan tersebut Steph tidak akan peduli kepada orang-orang sepertinya padahal sebenarnya dia sudah bertahun-tahun mengamen di dekat perkantoran itu.
Pertemanan mereka berakhir di situ. Steph melanjutkan hidupnya, menikahi Christopher. Bagaimana dengan Mike? Tetap hidup menyendiri dan melankolis. Namun sekarang titik terang karirnya mulai terlihat. Dia tinggal di kamar yang layak huni serta menjadi penyanyi di sebuah kafe terkenal di kotanya.
Seandainya Mike bisa lebih terbuka dan percaya diri, dan Steph tidak berputus asa, apakah hubungan mereka bisa berlanjut ke cinta? Please, leave your comment.